K.M. Arham Basri Daud, S.Pd.I. adalah Dewan Pakar di Yayasan Algoritma Visi Nusantara yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman luas dalam dunia pesantren dan pendidikan Islam. Beliau tumbuh dan dibesarkan dalam lingkungan pondok pesantren, sehingga sejak dini telah terbiasa dengan atmosfer pendidikan agama dan pengabdian.
Beliau merupakan putra dari K.H. Basri Daud Ismail serta cucu dari ulama besar Sulawesi Selatan, AGH. Daud Ismail—penulis tafsir monumental Al-Munir, pendiri Pondok Pesantren Yasrib Soppeng, sekaligus salah seorang arsitek berdirinya organisasi besar Darud Da’wa wal Irsyad (DDI). Dari garis keturunan ini, beliau mewarisi semangat untuk terus berkhidmat dalam pendidikan dan dakwah.
Perjalanan akademiknya dimulai dengan menempuh pendidikan selama enam tahun di Pondok Pesantren Yasrib Soppeng, kemudian melanjutkan pendalaman ilmu di Universitas Al-Azhar, Kairo selama empat tahun. Selain itu, beliau juga pernah mengikuti PKU MUI Sulawesi Selatan (Pendidikan Kader Ulama), yang semakin memperkaya wawasan keislaman serta memperluas jejaring intelektual dan sosialnya.
Saat ini, beliau aktif sebagai pengurus yayasan sekaligus pembina di Pondok Pesantren Yasrib Soppeng. Dengan pengalaman panjang, jaringan luas, serta latar belakang keilmuan yang mumpuni, beliau sangat tepat dipercaya sebagai Dewan Pakar Yayasan Algoritma Visi Nusantara, memberikan arahan strategis dan penguatan visi pendidikan yang berakar pada nilai-nilai Islam dan kebutuhan zaman.

